Adenosine Triphosphate

Adenosine Triphosphate (ATP) adalah sebuah nukleotida yang dikenal di dunia biokimia sebagai zat yang paling bertanggung jawab dalam perpindahan energi intraseluler.  ATP mampu menyimpan dan memindahkan energi kimia di dalam sel.  ATP juga memiliki peran penting dalam produksi nucleic acids.  Molekul-molekul ATP juga digunakan untuk menyimpan bahan pembentuk energi yang diproduksi oleh respirasi sel.

Energi

Energi adalah sebuah besaran fundamental yang dimiliki oleh setiap sistem fisik.  Besaran ini memudahkan kita untuk memprediksikan besarnya kerja yang bisa dilakukan oleh sistem tersebut, atau berapa banyak panas yang dapat dipertukarkan olehnya.

Mitokondria


Mitokondrion adalah sebuah organel yang terdapat pada sebagian besar sel-sel eukarotik, termasuk pada tanaman, hewan, fungi dan protist.  Beberapa sel, misalnya protozoa trypanosome, memiliki sebuah mitokondrion yang sangat besar, namun biasanya sebuah sel memiliki ratusan atau ribuan mitokondria.  Jumlah mitokondria bergantung pada tingkat aktivitas metabolisme suatu sel.  Semakin banyak aktivitas, maka akan semakin banyak pula mitokondria-nya.  Mitokondria bisa mencapai 25% dari keseluruhan cytosol.
Mitokondria seringkali disebut sebagai "pembangkit energi sel", karena fungsi utamanya adalah mengubah materi organik menjadi energi dalam bentuk ATP.

ARKHYTIREMA


Gambaran manusia sempurna sebagai khalifah Allah Swt di muka bumi mendapatkan tantangan dari teori Darwin yang menyebutkan manusia merupakan turunan langsung dari kera. Entah apa yang mendasari teori ini, namun ilmuwan muslim, Harun Yahya membantah teori Darwin tersebut sebagai penipuan terhadap eksistensialisme manusia sebagai pemimpin di muka bumi.
Antitesis lain menyebutkan bahwa teori Darwin seakan mencabut akar-akar kemanusiaan sehingga terbentuk image atau citra a-historisitas dan diakronisasi eksistensi manusia jaman ADHAMA (red: ADAM) hingga jaman sekarang. Keadaan ini secara langsung mendudukan manusia menjadi mahluk keturunan kera, tidak memiliki intelektual tinggi,

Pemugaran Ka'bah dan Keputusan yang Adil

PemugaranKa'bah dan Keputusan yang Adil
Pada saat Rasulullah SAW berusia 35 tahun, kaum Quraisy sepakt memugarkan bangunan Ka'bah yang sudah lapuk di sana sini karena termakan usia. Karena kedudukan Ka'bah yang sangat agung di mata masyarakat Quraisy, mereka sepakat agar biaya pemugarannya hanya diambil dari harta yang halal. Mereka menolah biaya yang bersumber dari pelacuran, riba dan hasil menzalimi orang lain.
Pada awalnya, bangunan Ka'bah yang lama diruntuhkan. Kemudian setelah itu mereka mulai membagikan pembangunan Ka'bah berdasarkan suku masing-masing sehingga setiap mereka telah ditetapkan bagian mana yang akan dibangun.

Perang Fijar

Perang Fijar
Pada usia 15 tahun, Rasulullah SAW ikut serta dalam perang Fijar yang terjadi antara suku Quraisy yang bersekutu dengan Bani Kinanah melawan suku Qais Ailan. Peperangan dimenangkan oleh suku Quraisy.
Pada peperangan tesebut, Rasulullah membantu paman-pamannya menyiapkan anak panah.

Ditinggal Ibu Tercinta

.DitinggalIbu Tercinta
Setelah beberapa lama tingga bersama ibunya, pada usia 6 tahun, sang ibu mengajaknya berziarah ke makam suaminya di Yatsrib. Maka berangkatlah mereka keluat dari kota Mekkah, menempuh perjalanan sepanjang 500 km, ditemani Ummu Aiman dan dibiayai oleh Abdul Muthalib. Di tempat tujuan, mereka menetap selama sebulan.

Kehidupan di Bani Sa'ad

Kehidupan di Bani Sa'ad
Selain ibunya, Rasulullah SAW disusukan oleh Tsuwaibah; budak Abu Lahab. Kemudian, -sebegaimana adat kebiasaan masyarakat perkotaan pada waktu itu- Ibunya mencari wanita perdesaan untuk menyusui putranya. Maka terpilihlah seorang wanita yang bernama Halimah binti Abi Dzu'aib dari suku Sa'ad bin Bakr, yang kemudian lebih dikenal dengan panggilan Halima as-Sa'diyah.

1. Kelahiran Rasulullah SAW

Rasulullah dilahirkan pada hari Senin pagi, 9 Rabiul Awwal, tahun Gajah. Bertepanan dengan 20 atau 22 April 571 M.
Beliau dilahirkan dari suku Quraisy, yaitu suku yang paling terhormat dan terpandang di tenngah masyarakt Arab pada waktu itu. Dari suku Quraisy tersebut, beliau berasal dari suku Hasyim, anak suku  yang juga terhormat di tengat suku Quraisy.

10 (Sepuluh) Hal Pembatal Keislaman kita

Penulis: Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz bin Baz

Hal- Hal Yang Membatalkan Keislaman

Segala puji bagi Allah (Subhanahu wa Ta’ala) , Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada nabi yang terahir Muhammad (Shalallahu ‘alaihi Wassalam), para keluarga dan para Sahabat beliau, serta kepada orang- orang yang setia mengikuti petunjuk beliau.

Janganlah Banyak Bersumpah !


Allah Subhanahu wa ta’ala mewasiatkan kita untuk menjaga sumpah serta menghukum jika sumpah-sumpah yang di sengaja dilanggar, dan harus membayar kafarat (melanggar) sumpah itu. Simak uraian ulama berikut ini:

Al-Quran
Firman Allah Subhanahu wata’ala :
واحفظوا أيمانكم
Dan jagalah sumpahmu …” (QS. Al Maidah, 89).

Hukum Menjadikan Sumpah “DEMI ALLAH” sebagai Kebiasaan


Penulis : Asy Syaikh Sholih bin Fauzan hafizhohullah
Apa hukum terhadap suatu kaum yang sudah menjadi adat kebiasaan mereka untuk bersumpah dengan nama Allah dan mereka menjadikannya sebagai penguat terhadap semua perkataan yang mereka ucapkan, baik ucapan itu penting maupun tidak ?
Jawab : “Tidak boleh terlalu banyak bersumpah, karena perbuatan itu menunjukkan penghinaan dan kurangnya