Mitokondria


Mitokondrion adalah sebuah organel yang terdapat pada sebagian besar sel-sel eukarotik, termasuk pada tanaman, hewan, fungi dan protist.  Beberapa sel, misalnya protozoa trypanosome, memiliki sebuah mitokondrion yang sangat besar, namun biasanya sebuah sel memiliki ratusan atau ribuan mitokondria.  Jumlah mitokondria bergantung pada tingkat aktivitas metabolisme suatu sel.  Semakin banyak aktivitas, maka akan semakin banyak pula mitokondria-nya.  Mitokondria bisa mencapai 25% dari keseluruhan cytosol.
Mitokondria seringkali disebut sebagai "pembangkit energi sel", karena fungsi utamanya adalah mengubah materi organik menjadi energi dalam bentuk ATP.
 
Mitokondria dapat memiliki berbagai bentuk, tergantung pada jenis selnya.  Mitokondria dapat berbentuk seperti sosis dengan panjang 1 - 4 mikrometer.  Ada pula mitokondria yang berbentuk seperti sebuah jaringan dengan banyak cabang.  Pengamatan pada mitokondria yang terdapat pada sel-sel hidup menunjukkan bahwa mitokondria adalah organel dinamis yang dapat berubah bentuk dengan cepat.  Selain itu, mitokondria juga dapat menggabungkan diri atau membelah diri menjadi dua bagian.
Bagian luar dari sebuah mitokondrion terdiri dari dua organel yang berbeda, yaitu membran luar dan membran dalam.  Membran luar membungkus organel ini dengan sempurna dan berfungsi sebagai batas luarnya.  Membran dalamnya berbentuk lipatan-lipatan ke dalam yang disebut cristae.  Permukaan cristae ini merupakan tempat sebuah mesin yang bertanggung jawab mengurusi respirasi aerobik dan pembentukan ATP.  Lipatan-lipatan tersebut memperbesar kapasitas mitokondria dalam melakukan tugasnya, karena memperbesar luasan membran dalamnya.

0 komentar: