Sejarah Pasawahan

Sejarah terjadinya kampung Pasawahan, sawah tengah (Ds.Pasawahan Kidul)
Sekilas terjadinya Kampung Pasawahan-Purwakarta

Bahasan ini hanya cerita Rakyat tanpa ada bukti dan saksi yang kuat untuk pembuktian keaslian dari cerita/sejarah Pasawahan. dan memang judul ini terlalu berat, karena berkenan dengan sejarah.. namun pemaparan ini bukanlah seperti layaknya sebuah sejarah. namun penulis mendapat informasi dari beberapa sumber yang menyatakan tidak jauh beda dengan pemaparan Bpk.Mugni.

PA = Pasanggrahan SAWAH = suburnya lahan/tanah  untuk bertani
Pada masa kerajaan salah seorang putra dan putri kerajaan yang bermukim di daerah cikundul dalam keadaan darurat / perang, mereka dari ketiga putra Dalem di kejar oleh para musuh yang berlari ke hutan untuk bersembunyi dari pengejaran setelah sekian lama mereka tinggal di hutan,
meraka enggan untuk kembali ke kerajaannya karena dengan rasa takut dan kekhawatiran yang mendalam mereka berkelana menyusuri hutan-hutan dan meraka sampai di pasawahan yang masih penuh dengan pepohonan layaknya hutan belantara. Mereka bermukim mendirikan tenda sementara yang di sebut pasangrahan Sebagai pelindung dari panas dan hujan. Tempat pasangrahan tersebut berletak antara SDN1 Pasawahan kidul dengan Sungai yang berada di pasawahan.
Dua laki-laki dan 1 perempuan yang masing-masing berpasangan (suami-istri) bermukim disana namun dari hari kehari perbekalan mereka hampir habis mereka bertahan hidup dengan cara memakan pucuk tumbuh-tumbuhan yang bisa di makan untuk bertahan hidup. Dan mereka berpikiran tidak mungkin terus-menerus bertahan hidup dengan cara yang seperti itu. Dan merekapun membuat sawah disana dan ladang sebagai lahan untuk pertanian.
Seiring waktu berjalan mereka mempunyai keturunan, dan di antara mereka tidak tinggal di pasanggrahan mereka saja dari salah satu saudaranya pergi ke sebelah barat untuk bermukim dan mencari tempat baru yang sekarang menjadi kampung sawah tengah dan sawah kulon.
Dan kejadian yang mereka alami itu sebelum terjadinya kota / kabupaten purwakarta, karena jalan  kapten halim yang membentang di pasawahan belum mempunyai nama, karena saat itu jalan tersebut sebagai jalan dimana kerajaan melewati jalan tersebut. Seperti jalan yang dari wanayasa ke pasawahan dan masuk dari Gg.Amil (Pasawahan Kidul) yang lurus ke Sawah tengah, Sawah Kulon dan tembus ke Kp.Cidahu sungai Cikao itu adalah track yang sering di lewati oleh kerajaan Galuh dan Pajajaran.
Dan menurut cerita asal-usul dari leluhurnya orang pasawahan berkaitan erat dengan Nangkabeurit-Sagalaherang (Dalem Aria Wangsa Goparana, 1525 M), karena Beliau adalah seorang penyebar Syi'ar Islam yang menjajaki dan membuka Kp.Sagalaherang. namun penulis tidak mendapat keterangan siapa ketiga orang yang sempat tinggal di pasawahan tersebut, namun yang pasti mereka adalah keturunan dari Dalem yang berasal dari Ciundul-Cianjur. entah dari Putra-Putri Dalem Aria Wangsa atau saudaranya tidak ada informasi yang jelas yang memaparkan hal terebut.

Pernyataan itu hanya dari satu sumber bilamana ada kesalahan atau tambahan, senantiasa penulis akan sangat berterima kasih, untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya telah terjadi (sejarah).

Sumber : Masyarakat Pasawahan (Mugni : Pensiunan Polisi)

0 komentar: